PagiMedan! Pemandangan dari gondola Cable Car yang katanya tercuram di dunia punya sensasi dan kenangan tersendiri. Cable Car itu berada Jalan Telaga Tujuh, 07000 Langkawi, Kedah, Malaysia ini memberikan sensasi lengkap, mulai dari pantai hingga puncak Gunung Mat Cincang ada. Pulau ini juga penuh legenda. Tujuan wisata kelas dunia satu ini juga bisa dikatakan sebagai jaring yang ditebar atau jurus pemikat wisatawan, termasuk wisatawan Indonesia untuk datang dan menikmati berbagai atraksi wisata alam, pantai dan pulau.
Semua itu sudah terbukti menjadi jurus manis pemikat pelancong menikmati Pulau Langkawi, di negeri Kedah Malaysia itu. Sejak travel buble yang baru beberapa bulan dibuka, berbagai atraksi wisata yang ada sudah berhasil memperoleh sekira 1,4 jutaan wisatawan.
Mulai dari banyak fosil purba, Pulau Langkawi juga mempunyai warisan legenda dan mitos yang menarik semisal burung garuda, pahlawan dan puteri kayangan, Mahsuri, Gergasi atau Raksasa dan banyak lagi. Dari satu kisah legenda yang menarik, adalah mengenai Mat Cincang dan Mat Raya dua gergasi yang dikisahkan pernah tinggal di pulau itu dan punya catatan penting dalam sejarah Pulau Langkawi. Dari kisah dia gergasi itulah muncul beberapa nama daerah di pulau itu seperti Belanga Pecah, Kuah, Beras Basah dan lainnya.
Dengan kontur sempurna, lautan, pantai, daratan, pegunungan ditambah 99 pulau yang ada di kawasan Pulau Langkawi yang dengan hanya 340-an ribu jiwa penduduknya, tentu memiliki daya tarik tersendiri. Selain masih banyak yang alami, modernisasi sarana dan prasarana yang dibangun melalui Lembaga Pembangunan Langkawi (LADA). Menurut Ketua Pegawai Eksekutif LADA, Nasaruddin Abdul Muttalib, hingga akhir bulan lalu, Langkawi berhasil meraih sekira 1,4 juta kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.
Angka itu masih jauh dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi terjadi. Menurut data yang ada, sebelum pandemi Pulau Langkawi sempat dikunjungi 4 juta orang dengan 200-an ribu dari Indonesia. Namun dengan berbagai rancangan kegiatan sampai akhir tahun ini target kunjungan hingga 2,5 juta.
Wisata alam sebagai menu unggulan banyak disajikan bagi wisatawan, penawaran sejumlah paket wisata murah sudah direncanakan dan ditawarkan sejak lama. Mantan Direktur Tourism Malaysia Medan, Hishamuddin Mustafa yang kebetulan bertemu di acara bersepeda Langkawi Legendary, mengatakan kalau even-even yang ad direncanakan saling menunjang sehingga target yang tetap umumnya bisa dicapai, bahkan terlampaui.
Walau belum dapat mencapai 269 penerbangan menuju Langkawi dari berbagai negara setiap pekan sebelum pandemi merebak di seluruh dunia, pada akhir pekan lalu, terlihat penerbangan sudah mulai pulih secara perlahan. Antrian penumpang sudah mulai banyak terlihat baik pada keberangkatan maupun kedatangan. Hisam yang tahu banyak tentang daerah tujuan wisata di Indonesia, khususnya Sumatera Utara yakin sensasinya berbeda, apalagi ada daya tarik daerah bebas cukai masih berlaku di Pulau Langkawi. “Indonesia saya tahu banyak memiliki wisata alam yang bagus. Namun sensasi Langkawi memiliki perbedaan dan sudah cukup lama tercatas sebagai Geopark dunia,” ujarnya.
Saat berbincang dengan seorang pimpinan pengelola acara-acara besar di Langkawi Azura dari Tough Gorilla, even kelas dunia memang dapat menggerakan kunjungan wisatawan masuk. Karena itu dia mengatakan beberapa even dunia seperti bersepeda, half marathon dan triathlon Ironman Malaysia Langkawi 2022 mendatang akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara meluas dan menumbuhkan kembali kepercayaan publik pada Pulau Langkawi. “sebetulnya kepercayaan wisatawan sudah terlihat sejak Pulau Langkawi dijadikan sebagai Travel Bubble untuk dapat masuk ke seluruh Malaysia beberapa bulan lalu. ***