PagiMedan! Pagi tadi awak sebetolnya nak ngajari cucu awak sesiket sejarah atau sekurang-kurangnya jejak proklamasi negerinya di kampong awak.
Awak ajak laaa dia ke monumen proklamasi dimana proklamasi pertama kali dibacakan di kampong awakni. Letaknya di sisi timur Tanah Lapang Merdeka Medan (TLMM)
Letaknya rada berondok antah pulak diberondokkan, karena kondisi tugu awak rasa bisa jadi membuat pejuang dan pahlawan yang gugur demi memerdekakan kita. Selain tak terawat, beberapa bagian tugu pon dah kupak.
Tugu itu pas dibalek pagar tempat parkeran kendaraan depan stasiun besar kampong kami. Sekitarnya pon dah ditutupi kede-kede yang dipadati warga kampong yang pagi tadi tu banyak kaleee awak tengok.
Sebelah baratnya lapangan rumput hijau yang dah hamper ditutup padatnya masyarakat kampong yang senam pagi.
Seberang lapangan rumpot awak tengok kawasan food court yang tengah bersiap menutup gerai-gerai yang belasan taun terakhir awak tengok memadati sisi barat TLMM.
Kabarnya itu karena kawasan TLMM akan direvitalisasi dengan dana miliar miliar laaa banyaknya. Kabarnya lageee, warga kampong memenangkan gugatan untok menjadikan TLMM sebagai cagar budaya.
Tapi mengingat tugu proklamasi yang awak perkenalkan sama cucu awak tu, lapangan itu lebih dari sekadar mencatat perkembangan buday kampong ni, tapi jugak sebagai jejak kemerdekaan bangsa dan negri umumnya.
Senang awak nengoknya, warga kampong dan walikampong dah sesuai paham dan sepakat keknya, walau mungken blom dudok sejaoh mana kesepahaman tu berlaku. Apalageee wujud revitalisasi yang senada dengan UU cagar budaya belum tampak.
Awak cumak bisa berharap arah pengosongan lahan tu sejalan dengan UU cagar budaya san status TLMM malah lebeh kuat dari sekadar hanya cagar budaya, melaenkan bagian dari sejarah. Proklamasi untok kampong basar kami Sumatera dan itu awak rasa akan #LebihManusiawi kaleee laaa.
Apalagee perencanaannya diawali kajian dan fisibilitas terukor dan tidak bertolak belakang dengan semangat UU cagar budaya, sehingga awak tidak kesulitan mengajarkan generasi untok tau dan cinta negrinya dibalek nilai-nilai sejarah yang terjaga dan terawat baek. Cocok klen rasa? ***