Sekoci

on

Di ufuk tampak isyarat badai besar menjelang.

Ombak masih sekadar riak dengan buih-buih bergelembung kecil menghiasi haluan.

Agin pun masih hangat membangkit gejolak jiwa, kendati ada awak yang dipaksa turun di samudra luas meringankan beban.

Perlahan, agin dingin kian sejuk, dinginnya menyapa belulang, ombak kian bergelora alunnya makin nyata akan menelan bahtera.

Sesaat badai menerjang awak lintang pukang mencari berita apakah gerangan cerita.

Gelombang pun menghantam, bahtera retak belah dan karam.

Kalangkabut makin mencekam, keselamatan diri menjadi berita.

Sayangnya sekoci hilang sirna entah terbawa alun, gelombang, entah memang ada yang membawa. Atau karaaaamm mendahului bahtera.

Kini tinggal cerita hampa. Terkatung2 ditengah samudera, terbawa arus tertiup bayu berharap pesisir yang sejuk menawar perih.

Medan 26/4/19

Tinggalkan komentar